Dilema Memilih Skincare untuk Pemilik Kulit Sensitif

December 8, 2025

Pemilik kulit sensitif sering merasa seperti berjudi setiap kali mencoba skincare baru. Iya atau iya sisTher broTher? Karena sedikit salah pilih bahan, kulit bisa langsung memerah, perih, gatal, atau muncul ruam. Kondisi ini bukan hal langka. Dalam penelitian The Influence of Atopy History on Sensitive Skin men menyebutkan bahwa kulit sensitif adalah masalah umum yang dialami sebagian besar populasi dunia. Prevalensi kulit sensitif pada kelompok wanita tercatat mencapai 60–70%, sedangkan pada pria berkisar antara 50–60% dan angka ini terus naik akibat polusi, stres, serta kebiasaan skincare yang berlebihan.

Dengan angka sebanyak itu, memilih skincare untuk kulit sensitif memang jadi dilema besar, ingin hasil maksimal, tapi takut iritasi. Ingin mencoba bahan aktif, tapi kulitnya gampang “rewel”. Untungnya, ada salah satu bahan yang dipercaya dermatologis sebagai “aman tapi efektif” yaitu ceramide.

Kenapa Kulit Sensitif Mudah Bereaksi?

Kulit sensitif biasanya memiliki skin barrier yang lemah. Ketika lapisan pelindung ini tidak bekerja optimal, kelembapan kulit mudah hilang dan iritan lebih gampang menembus ke dalam. Akibatnya, timbullah kemerahan, rasa terbakar, dan sensasi menyengat.

Sebuah studi berjudul Altered Ceramide Profile of Facial Senstive Skin, menunjukkan bahwa orang dengan kulit sensitif memiliki kadar ceramide yang lebih rendah dibanding kulit normal. Artinya, salah satu akar masalah sebenarnya ada pada kekurangan lipid pelindung.

Ceramide adalah kelompok lipid yang membentuk sekitar 50% struktur skin barrier. Tugasnya sederhana tapi vital yaitu menjaga kelembaban tetap terkunci dan mencegah masuknya iritan. Ketika kadar ceramide rendah, kulit jadi kering, mudah rusak, dan sensitif terhadap bahan skincare tertentu.

Dalam The Journal of Drugs in Dermatology (JDD) volume 19, issue 4, 2020. Menyebutkan bahwa “ceramide-containing moisturizing cream” di kulit kering/berisiko xerosis, setelah 4 minggu pemakaian, terdapat peningkatan lipid intersel kulit (termasuk ceramide, kolesterol, asam lemak bebas) di stratum corneum, bersama dengan perbaikan hidrasi kulit dan pengurangan gejala kulit kering/iritasi.

Inilah kenapa ceramide direkomendasikan untuk pemilik kulit sensitif: bukan untuk “mengobati”, tetapi memperkuat struktur dasar kulit, sehingga kulit lebih stabil dan tidak mudah marah saat bertemu bahan aktif lain.

Kenapa Ceramide Aman untuk Kulit Sensitif?

  1. Strukturnya mirip dengan lipid alami kulit
    Karena identik dengan yang sudah ada di kulit, ceramide diterima tubuh tanpa drama. Risiko iritasi sangat rendah.
  2. Menurunkan sensitivitas kulit
    Pelembap dengan ceramide mampu mengurangi sensasi stinging dan burning pada kulit sensitif dalam waktu 2–3 minggu.
  3. Bisa dipakai bersama bahan lain
    Tidak seperti retinol atau AHA/BHA, ceramide tidak membuat kulit makin sensitif. Malah bekerja sebagai penyeimbang supaya produk lain lebih aman digunakan.
  4. Cocok dipakai setiap hari
    Ceramide aman untuk penggunaan jangka panjang, termasuk untuk kulit yang sering kemerahan

Memilih skincare untuk pemilik kulit sensitif memang melelahkan. Namun penyebab utamanya biasanya bersumber pada satu hal yaitu skin barrier yang rapuh. Dengan memperbaiki fondasi kulit menggunakan ceramide, sensitivitas jauh lebih terkontrol. Ceramide bukan bahan yang “heboh”, tapi justru yang kulit sensitif butuhkan.  Dapatkan rangkaian skincare skin barrier BPOM, aman, halal, dan dikembangkan bersama dokter kulit di Theraskin Kosmetika. Theraskin, Theraphy for Your Skin.

Berita Lainnya

DAFTAR NEWSLETTER

Dapatkan informasi produk dan promo terbaru

Subscription Form

© 2022 THERASKIN.CO.ID

magnifier