Bicara soal kesehatan kulit, istilah skin barrier sering muncul. Lapisan ini adalah benteng pertahanan paling luar yang melindungi kulit dari polusi, bakteri, dan kehilangan kelembapan. Salah satu komponen penting di dalamnya adalah ceramide. Dari berbagai jenis yang ada, Ceramide 3 menjadi bahan aktif yang banyak digunakan dalam produk perawatan kulit modern.
Ceramide 3 adalah molekul lipid yang secara alami terdapat di lapisan stratum korneum kulit. Fungsinya mirip “lem” yang merekatkan sel-sel kulit, sehingga menjaga struktur kulit tetap rapat dan kuat. Saat jumlah ceramide menurun, misalnya karena usia, paparan sinar UV, atau penggunaan skincare yang keras, kulit jadi kering, sensitif, bahkan mudah iritasi.
Dalam review Majalah Farmasetika Vol 10, No 1 (2025) berjudul Manfaat Ceramide untuk Perawatan Kulit yang bisa diakses di jurnal unpad oleh Feni Diyas Tutik dkk., menyebut bahwa ceramide mampu menghidrasi kulit, menjaga keseimbangan skin barrier, dan digunakan dalam produk pelembab.
Ceramide 3 bukan sekadar tren, melainkan bahan aktif dengan dasar ilmiah yang kuat. Ia bekerja memperbaiki skin barrier, menjaga kelembapan, dan menenangkan kulit sensitif. Dengan pemakaian rutin, kulit tidak hanya lebih sehat tetapi juga tampak muda dan terawat.
Selain ceramide, dalam Journal of Dermatological Treatment berjudul “A New Topical Panthenol-Containing Emollient” oleh Hans Stettler, panthenol juga mampu efektivitas sebagai humektan dan membantu memperbaiki barrier. Sehingga ketika kandungan ceramide dan panthenol dikombinasikan akan menjadi skincare “andalan”. Dengan skin barrier sehat, kulit bisa secara maksimal menyerap skincare yang digunakan.
Sudah saatnya mendapatkan skincare dengan kandungan ceramide dan juga panthenol dalam rangkaian skincare. Untuk lengkapnya, kunjungi Official Marketplace Theraskin Kosmetika atau klik di sini.
Theraskin, Theraphy for Your Skin.