"Habis ratusan ribu buat skincare tapi hasilnya sama aja sama yang murah? Atau sebaliknya, beli yang murah terus breakout parah? Sebenarnya harga nggak pernah jadi penentu utama. Yang penting adalah ini."
Industri skincare itu besar, dan marketing-nya bahkan lebih besar lagi. Kemasan mewah, brand ambassador mahal, iklan di mana-mana. Semua itu masuk ke harga jual, tapi nggak ada satu pun yang masuk ke kulitmu. Yang masuk ke kulitmu hanyalah formula di dalamnya. Jadi, apa yang sebenarnya membedakan produk mahal dan murah? Tiga hal ini.
Produk murah yang perlu dihindari
Tidak mencantumkan bahan aktif spesifik
Menggunakan fragrance berlebihan untuk tutupi bahan murahan
Klaim terlalu bombastis tanpa penjelasan ilmiah
Produk terjangkau yang worth it
Formula transparan. Jelas ada apa di dalamnya
Bahan aktif sinergis. Saling memperkuat satu sama lain
Diformulasikan untuk kondisi kulit dan iklim penggunanya

Skincare yang paling worth it adalah yang kamu pakai secara konsisten, formulanya jelas, dan harganya nggak bikin mau skip karena sayang. Karena produk terbaik di dunia pun nggak akan kerja kalau dipakai cuma dua kali seminggu.
"Yang bikin kulit sehat bukan harga produknya, tapi seberapa tepat bahan aktifnya untuk kebutuhan kulitmu."
Soal formula yang transparan dan harga yang masuk akal. Theraskin, Brand Lokal yang Main di Ingredient, Bukan Marketing
Theraskin Blurry Cover Skin Tint diformulasikan dengan bahan aktif yang jelas yaitu Zinc buat kontrol sebum, Vitamin C + E yang bekerja sinergis sebagai antioksidan, UV Filter. Sedangkan Theraskin AHA Cream dalam konsentrasi bertingkat (6%, 8%, 10%) yang bisa disesuaikan kebutuhan kulitmu. Harga lokal, tapi formula yang nggak bisa disandingkan dengan produk impor mahal.

Cek sendiri ingredient list-ny, karena kulit kamu berhak tahu apa yang masuk ke dalamnya. Cek di Official Theraskin Kosmetika atau klik di sini.