Anti-inflamasi Alami, Witch Hazel Jawabannya 

December 18, 2025

Witch hazel semakin sering muncul dalam daftar bahan skincare, terutama pada toner dan produk untuk kulit berminyak atau berjerawat. Bahan alami yang berasal dari tanaman Hamamelis virginiana ini dikenal karena sifat astringent dan anti-inflamasinya. 

Witch hazel memiliki reputasi sebagai bahan penenang kulit. Secara umum, kandungan ini membantu mengurangi kemerahan, mengontrol minyak berlebih, dan memberikan sensasi segar setelah pemakaian. Beberapa ulasan ilmiah dan studi klinis dari berbagai sumber,  menunjukkan bahwa ekstrak witch hazel dapat membantu meredakan peradangan ringan dan meningkatkan kenyamanan kulit setelah iritasi ringan.

Iritasi dan inflamasi apakah sama?

Iritasi dan inflamasi itu beda, walaupun sering muncul bersamaan. Iritasi terjadi ketika kulit “kecapekan” atau “terganggu” karena sesuatu dari luar, misalnya sabun terlalu keras, alkohol tinggi, terlalu sering eksfoliasi, atau gesekan. Kulit jadi perih, kering, ketarik, atau mengelupas karena lapisan pelindungnya rusak.

Sementara itu, inflamasi adalah saat tubuh mulai bereaksi dan melawan. Kulit jadi merah, bengkak, terasa hangat, kadang nyeri atau muncul jerawat yang meradang. Inflamasi bisa muncul karena iritasi yang dibiarkan, tapi juga bisa terjadi tanpa iritasi sama sekali, misalnya pada jerawat atau alergi. Jadi gampangnya, iritasi dari luar dan inflamasi itu tubuh bereaksi dari dalam.

Cara Kerja Witch Hazel pada Kulit

Berdasarkan definisi di atas, ketika iritasi dibiarkan akan menjadi inflamafasi. Dan cara penyelamat awal adalah menggunakan skicnare dengan kandungan witch hazel. Karena witch hazel mengandung tannin dan polifenol. Tannin memiliki sifat astringent, yaitu mampu menyusutkan jaringan kulit secara sementara. Sementara itu, polifenol berperan sebagai antioksidan dan anti-inflamasi. Oleh karena itu witch hazel sering terasa menyejukkan dan mampu mengurangi kemerahan setelah diaplikasikan.

Namun, amankah skincare witch hazel bagi kulit sensitif? Dalam artikel Halodoc, meski witch hazel baik untuk inflamasi, pemilik kulit sensitif tetap berhati hati karena tetap memberikan efek iritasi ringan. 

Cara Pakai yang Aman dan Efektif

Pemilihan produk menjadi faktor kunci. Untuk kulit kering atau sensitif, disarankan memilih witch hazel alcohol-free agar tidak memicu iritasi atau rasa tertarik. Formula dengan alkohol mungkin terasa lebih “bersih” untuk kulit berminyak, tetapi risikonya adalah kulit menjadi terlalu kering dan reaktif.

Gunakan witch hazel sebagai toner setelah membersihkan wajah, sebelum serum atau pelembap. Frekuensi pemakaian bisa dimulai 1 kali sehari, lalu ditingkatkan jika kulit merespons dengan baik. Hentikan pemakaian jika muncul rasa perih, kemerahan berlebih, atau sensasi terbakar.

Meski witch hazel tidak bersifat fotosensitif, penggunaan sunscreen di pagi hari tetap wajib untuk menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan.Witch hazel adalah bahan skincare dengan dasar ilmiah yang cukup kuat, terutama untuk membantu mengontrol minyak, menenangkan kulit, dan mendukung perawatan jerawat ringan. Namun hasil terbaik hanya bisa dicapai jika formulasi tepat, cara pakai sesuai, dan ekspektasi tetap realistis.

Pilih skincare yang dikembangkan dokter kulit, BPOM, aman dan halal. Agar kulit kembali sehat dan terawat, pilihlah skincare sesuai kebutuhanmu di Theraskin Kosmetika.

Theraskin, Theraphy for Your skin.

Berita Lainnya

DAFTAR NEWSLETTER

Dapatkan informasi produk dan promo terbaru

Subscription Form

© 2022 THERASKIN.CO.ID

magnifier