Ciri Skin Barrier Rusak dan Cara Merawatnya

December 3, 2025

Menurut Halodoc, skin barrier (lapisan pelindung kulit) adalah lapisan terluar kulit yang berfungsi sebagai garda terdepan untuk melindungi dari faktor eksternal seperti polusi, UV, dan bakteri, serta menjaga kelembaban kulit agar tidak kering, sehingga mencegah iritasi dan masalah kulit lainnya seperti jerawat atau kemerahan. Komposisi utamanya terdiri dari kolesterol, asam lemak, dan ceramide. 

Namun seiring bertambah usia, atau karena kelalaian, skin barrier mudah rusak tanpa kita sadari Lalu apa tanda-tanda skin barrier rusak? Yuk kenali ciri-cirinya berikut:

1. Kulit terasa kering, bersisik, atau kasar
Saat skin barrier rusak, lipid alami kulit, termasuk ceramide berkurang. Struktur lipid yang menjaga kelembapan terganggu, sehingga water loss meningkat dan kulit kehilangan hidrasi normalnya.

2. Kulit kemerahan, mudah iritasi, atau sensitif terhadap produk
Dengan barrier yang melemah, kulit menjadi lebih “tembus” terhadap bahan iritan, polusi, atau bahan aktif di skincare. Hal ini bisa memunculkan kemerahan, rasa perih, terbakar, atau sensasi menyengat saat memakai produk yang biasanya aman. 

3. Mudah breakout atau jerawat 

Dalam laman kompas, gangguan barrier juga bisa mengacaukan mikrobioma kulit atau membuat kulit lebih rentan terhadap bakteri, sehingga jerawat, ruam, atau infeksi bisa lebih mudah muncul. 

4. Kulit perih, atau perasaan “kencang”
Karena kehilangan lipid dan kelembapan, kulit kehilangan elastisitas dan menjadi mudah rusak. Sensasi kencang atau ketat setelah cuci muka atau saat memakai pelembap bisa jadi petunjuk barrier rusak. 

Kalau kamu sering mengalami dua atau lebih dari tanda di atas setelah ganti skincare , kulit terpapar perubahan cuaca , atau saat eksfoliasi, kemungkinan skin barrier kamu sedang rusak. Sehingga kamu perlu mengenbalikan kelembaban dan ceramide kulit kamu. 

Kalau kamu curiga skin barrier kamu rusak, ini langkah perawatan yang disarankan:

  • Gunakan pelembap dengan ceramide. Kamu bisa pilih produk yang mencantumkan ceramide 3 dalam produknya.
  • Hindari sabun wajah atau cleanser dengan pH tinggi atau bahan keras.  Gunakan cleanser lembut agar kulit tidak semakin kehilangan lipid alami.
  • Kurangi penggunaan bahan agresif: retinol, AHA/BHA, exfoliant/peel.  Terutama jika kulit sedang iritasi. Kamu perlu memberi jeda pada penggunaan bahan aktif membantu barrier pulih.
  • Gunakan sunscreen, karena barrier yang sudah lemah rentan lebih banyak rusak akibat sinar UV, polusi, dan iritan luar. 
  • Bersabar. Karena proses perbaikan tidak instan. Barrier butuh waktu untuk membangun ulang struktur lipid. BErbagai sumber menunjukkan perbaikan signifikan barrier adalah dalam 3–4 minggu.

Jika kamu sering merasakan kulit kering, bersisik, iritasi, kemerahan, mudah jerawatan, atau sensitif terhadap skincare, kemungkinan besar kamu mengalami skin barrier rusak. Salah satu langkah paling efektif untuk memperbaikinya adalah dengan memakai skincare yang mengandung ceramide.

Produk dengan ceramide membantu mengembalikan lipid alami, meningkatkan hidrasi kulit, dan memulihkan fungsi barrier. Selalu ingat, memperbaiki kulit tidak bisa instan. Sabar dan konsisten menggunakan skincare BPOM adalah cara terbaik supaya kulit pulih dengan baik.

ceramide skincare

Berita Lainnya

DAFTAR NEWSLETTER

Dapatkan informasi produk dan promo terbaru

Subscription Form

© 2022 THERASKIN.CO.ID

magnifier