Dengan mudahnya sosial media seperti TikTok, kini orang-orang jadi teredukasi mengenai kangan skincare. Banyak yang mulai “nge-layer” serum, essence, toner, padahal tidak semua bahan bisa akur di kulit. Salah satunya adalah AHA (Alpha Hydroxy Acid), bahan aktif eksfoliasi yang sering disalahgunakan.
Anggapannya, menggunakan aha pasti cerah! Padahal. banyak yang belum tahu kalau AHA bisa jadi berbahaya kalau dipakai bersamaan dengan bahan tertentu. Biasanya, awal penggunaan AHA dengan kandungan lain, kulit wajah bisa mengalami kemerahan, sensasi terbakar, atau kulit mengelupas akibat kombinasi bahan yang tidak tepat. Jadi, sebenarnya bukan AHA nya yang salah, tapi cara pakainya.

AHA adalah kelompok asam alami seperti glycolic acid, lactic acid, dan citric acid. Kerjanya meluruhkan sel kulit mati di permukaan, bikin wajah tampak lebih cerah dan halus.
Masalahnya, AHA juga menurunkan pH kulit jadi lebih asam dan ini bagus buat eksfoliasi, tapi berisiko tinggi kalau disatukan dengan bahan yang juga aktif atau iritatif.
Kombinasi terbaik untuk menjaga keseimbangan setelah eksfoliasi adalah AHA adalah skincare yang melembabkan atau Ceramide Moisturizer. Ini membantu menutup kembali lapisan kulit agar tidak dehidrasi.
Kalau kamu baru mulai pakai AHA, padukan dengan produk yang mengandung ceramide, seperti Theraskin Ceramoist. Formulanya ringan, bisa menenangkan kulit setelah eksfoliasi, dan menjaga agar tidak muncul iritasi.
Dengan kombinasi AHA dan Ceramoist, kulit tetap halus tanpa iritasi.
Kulit sehat itu bukan yang paling banyak bahan aktifnya, tapi yang paling seimbang. Yuk temukan produk pendukung eksfoliasi aman di Official Marketplace Theraskin Kosmetika.