Hi sisTher broTher! Kalau kamu sering baca tentang skincare, pasti pernah nemu peringatan “jangan campur bahan ini dengan itu.” Nah, kali ini kita bahas soal panthenol. Ada yang bilang panthenol tidak boleh dicampur dengan bahan tertentu, tapi bener nggak sih? Yuk, kita kupas tuntas biar nggak salah kaprah.
Biar nggak bingung, kita ulang lagi. Panthenol adalah turunan vitamin B5 yang punya fungsi utama melembapkan, menenangkan, dan memperbaiki skin barrier. Karena sifatnya lembut, dia sering masuk di moisturizer, toner, serum, bahkan body lotion.

Sebenernya, anggapan panthenol tidak boleh dicampur dengan bahan tertentu lebih ke mitos. Kenapa? Karena panthenol itu ramah banget dan gampang “akrab” sama hampir semua bahan aktif skincare.

Sebenarnya, panthenol tidak boleh dicampur dengan bahan tertentu masih belum banyak penelitiannya. Hal ini dikarenakan sifatnya fleksibel dan bisa masuk di berbagai formula skincare. Itu kenapa panthenol sering jadi “teman baik” di produk all-in-one.
Singkatnya, klaim panthenol tidak boleh dicampur dengan bahan lain itu perlu dicari lebih jauh lagi. Kandungan ini termasuk “friendly” dan justru makin bagus kalau digabung dengan bahan aktif lain. Jadi kalau kamu pakai skincare dengan panthenol plus niacinamide, hyaluronic acid, atau sunscreen, tenang aja, kulitmu justru dapat manfaat ekstra.
Bayangkan kalau sehari-hari kita terpapar AC, sinar matahari, atau polusi tanpa perlindungan. Kulit bakal gampang kering, kusam, bahkan iritasi. Dengan skincare yang mengandung panthenol, tubuh kita punya “perisai” alami supaya kulit tetap lembap, sehat, dan nyaman. Yuk dapatkan perisaimu dengan Theraskin Brightening Body Serum disini.