Dosa Skincare yang Ga Kamu Sadar. Cek di Sini!

July 31, 2025

Hai, sisTher & broTher!
Ngaku deh, kamu pasti pernah melihat skincare dari kemasannya saja. Kalau kelihatan lucu, bagus, atau estetik, kamu merasa skincare itu juga akan berfungsi dengan baik. Nah, dalam psikologi, hal tersebut disebut Hallo Effect. 

Dalam MarkPuls Insitute pada artikel yang berjudul Halo Effect: Pengertian, Dampak, dan Cara Mengatasinya  menyebutkan bahwa Halo Effect adalah efek psikologis dimana satu kesan positif (misalnya desain kemasan yang elegan) membuat kita menganggap aspek lain dari produk juga bagus (misalnya kualitasnya). Jadi,  kamu dan kebanyakan konsumen Konsumen cenderung menilai produk dengan desain premium sebagai lebih efektif, bahkan sebelum mencobanya. 

Ga salah juga sih! Apalagi dalam Riset Populix (2023), bertajuk Beauty Trend Among Gen Z in Indonesia  menyebutkan bahwa 72% Gen Z tertarik membeli karena kemasan yang estetik, 61% dipengaruhi oleh review viral di TikTok, dan hanya 33% yang mempertimbangkan kandungan bahan aktif. Jadi, kamu ga sendiri!

Tapi, dosa skincare yang ga kamu sadar dimulai dari sini lho. Hanya melihat skincare dari kemasannya saja. Lalu, apa ‘dosa skincare” lainnya?  Yuk kita bongkar dosa-dosa kecil tapi berdampak besar untuk kulitmu.

1. Asal Pilih Produk Tanpa Lihat Kandungan

Jangan cuma tergoda packaging lucu atau testimoni viral.  Dalam artikel “The Need for Evidence‑Based Aesthetic Dermatology Practice” yang dimuat dalam Journal of Clinical and Aesthetic Dermatology (JCAD) edisi Februari 2022 (Vol. 15 No. 2), memilih produk berdasarkan jenis kulit dan kandungan aktif jauh lebih efektif dalam merawat kulit daripada hanya ikut tren.

Contoh, kamau kamu memiliki lingkar mata hitam, kamu butuh eye cream terbaik yang mengandung niacinamide, peptida, atau hyaluronic acid. Kalau asal pilih, bisa-bisa malah bikin iritasi.

2. Lupa Pakai Eye Cream Pagi dan Malam

Tahukah kamu kalau area bawah mata punya kulit 40% lebih tipis dibanding bagian wajah lain? Itu sebabnya, tanda-tanda kelelahan atau penuaan pertama kali muncul di situ.
Penelitian dari Sleep Foundation menunjukkan bahwa kurang tidur, ditambah paparan gadget, bikin mata panda makin parah.

Makanya, penting banget cari eye cream terbaik yang ringan, cepat menyerap, dan bisa dipakai dua kali sehari. Jangan tunggu sampai ada kerutan dulu!

3. Nggak Konsisten dan Sering Gonta-ganti Produk

Kulit butuh waktu buat adaptasi. Menurut American Academy of Dermatology, produk perawatan kulit biasanya menunjukkan hasil optimal setelah 4–6 minggu pemakaian rutin. Jadi, kalau kamu gonta-ganti skincare tiap minggu karena tergoda iklan, itu termasuk dosa, ya.

Jadi, yuk lebih bijak dalam memilih dan memakai skincare. Kalau kamu sedang cari eye cream terbaik yang sesuai kebutuhan Gen Z ringan, efektif, dan aman untuk kulit sensitif, pastikan cek review dan kandungan aktifnya dulu ya. Atau cek di artikel  Eye Cream Lokal Terbaik, Kandungan Setara Skincare Klinik.

Ingat, skincare itu investasi jangka panjang. Jangan sampai dosa kecil bikin kulitmu menyesal!

Berita Lainnya

DAFTAR NEWSLETTER

Dapatkan informasi produk dan promo terbaru

Subscription Form

© 2022 THERASKIN.CO.ID

magnifier